Polusi Suara Jadi Tantangan Investasi Pusat Data di Amerika
Muhammad Fikri
03 August 2026 08:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pesatnya pembangunan pusat data (data center) untuk menopang perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai memunculkan persoalan baru di Amerika Serikat.
Setelah selama ini sorotan tertuju pada konsumsi listrik dan air, kini kebisingan dari fasilitas hyperscale data center menjadi sumber keluhan warga, gugatan hukum, hingga mempengaruhi proses perizinan proyek baru.
Salah satu kasus yang paling banyak mendapat perhatian terjadi di Dowagiac, Michigan. Dikutip dari Michigan Advance, Senin (3/8/2026), warga menggugat operator Alliance Cloud Services LLC melalui gugatan class action dengan tuduhan pusat data tersebut menghasilkan suara dengungan konstan selama 24 jam sehari yang mengganggu kenyamanan, waktu istirahat, hingga aktivitas di rumah.
Gugatan yang diajukan ke pengadilan federal itu mewakili sekitar 1.300 properti yang berada dalam radius sekitar satu mil dari lokasi fasilitas.
Sejumlah warga menggambarkan suara yang ditimbulkan pusat data itu seperti mesin penyedot debu yang terus menyala tanpa henti. Pengukuran yang dilakukan warga menunjukkan tingkat kebisingan di sekitar fasilitas sempat mencapai 84 desibel atau setara dengan lalu lintas perkotaan yang padat maupun suara vacuum cleaner.

































