Logo Bloomberg Technoz

Kasus Keracunan MBG Berulang, IDAI Soroti Investigasi

Dinda Decembria
11 September 2026 19:40

Presiden Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan mendadak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur. (Dok. Media Internal Presiden)
Presiden Prabowo Subianto melakukan pemeriksaan mendadak pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur. (Dok. Media Internal Presiden)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berulang. IDAI menilai investigasi terhadap setiap kejadian perlu dilakukan secara tuntas agar penyebab utama dapat diketahui dan kejadian serupa tidak terus terulang.

Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, Dr. dr. Yogi Prawira, SpA, Subsp ETIA(K), mengatakan kasus keracunan yang berulang menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh, bukan hanya mencari pihak yang disalahkan setelah kejadian.

“Dan ini pola yang berulang, pola yang sama. Investigasinya tidak pernah selesai,” kata Yogi dalam konferensi pers IDAI, Jumat (11/9/2026).


Menurutnya, investigasi harus dilakukan hingga menemukan akar masalah atau root cause analysis. Dengan begitu, setiap kejadian dapat menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem dan mencegah kasus serupa kembali terjadi.

“Yang saya sangat harapkan dari perhatian publik saat ini bukan hanya kemarahan, tapi juga bagaimana kita bisa mengusutkan sampai melakukan root cause analysis, apa yang salah dan apa yang bisa diperbaiki,” ujarnya.