Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Dibuka Melemah

Muhammad Julian Fadli
11 September 2026 09:16

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2026), dibuka melemah. Pada pukul 9.10 WIB, indeks kehilangan 104,87 poin (1,59%) ke level 6.484.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) usai berlangsung sepuluh menit, volume perdagangan tercatat 5,86 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,6 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 336.215 kali.

Sebanyak 495 saham melemah, dan hanya 89 saham menguat. Sementara, 120 saham tidak bergerak.


Mencermati analisis saham pada perdagangan hari ini, Jumat (11/9/2026), mengutip BRI Danareksa Sekuritas, IHSG tertekan sentimen global, khususnya memanasnya konflik Amerika Serikat (AS) vs. Iran yang kembali mendorong harga minyak hingga menembus US$100 per barel, sehingga meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mempersempit ruang pelonggaran moneter. 

Kenaikan Harga Minyak Brent Tembus US$108/Barel (Bloomberg)

Di sisi lain, kenaikan yield US Treasury, dengan yield 10 tahun mencapai sekitar 4,84%, juga menjadi tekanan bagi aset berisiko dan emerging market seperti Indonesia.