Logo Bloomberg Technoz

IEA: Serangan Ukraina Lemahkan Industri Penyulingan Minyak Rusia

News
11 September 2026 20:20

Kilang minyak PCK Schwedt dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi
Kilang minyak PCK Schwedt dioperasikan oleh PCK Raffinerie GmbH, anak perusahaan Rosneft Oil Co./Bloomberg-Krisztian Bocsi

Bloomberg News

Bloomberg, Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan kemampuan pengolahan minyak Rusia semakin melemah karena sanksi-sanksi menghambat pemulihan industri penyulingan dari serangan drone Ukraina yang semakin intens dan tepat sasaran.

"Kini tampaknya serangan drone yang terus-menerus serta perbaikan bersifat tambal-sulam memberikan dampak negatif kumulatif dan melemahkan sistem penyulingan," ujar badan yang berbasis di Paris tersebut dalam laporan minyak bulanan yang dirilis pada Jumat.


Ukraina terus menyerang infrastruktur energi Rusia guna mengurangi kemampuan negara tersebut dalam mengolah dan mengekspor minyak mentah, serta memangkas pendapatan Kremlin yang digunakan untuk membiayai invasi skala penuh. 

Pada Agustus, kilang-kilang minyak Rusia diserang setidaknya 22 kali—jumlah bulanan tertinggi sejak awal perang—menurut data Bloomberg yang dihimpun dari pernyataan publik kedua negara.