Komdigi Ramu Aturan Ojol Delivery, Pengamat Dorong Transparansi
Redaksi
13 August 2026 17:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menyiapkan aturan khusus untuk layanan pengantaran barang dan makanan berbasis digital (ojol delivery) dimana skemanya tidak akan disamakan dengan transportasi penumpang. Pengaturan tersebut dinilai perlu dibarengi transparansi biaya dan pembagian hasil agar tidak menimbulkan potongan yang tidak diketahui mitra pengemudi maupun merchant.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan karakteristik bisnis dan operasional pengantaran barang dan makanan berbeda dengan layanan transportasi penumpang. Karena itu, pemerintah tidak akan menerapkan mekanisme pengaturan yang sama.
“Pengantaran orang dan pengantaran barang memiliki karakteristik bisnis yang berbeda. Karena itu regulasi turunannya juga harus disusun secara berbeda,” ujar Nezar dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (13/8/2026)
Nezar mengatakan bahwa pemerintah telah menyelesaikan pembahasan substansi utama regulasi bersama kementerian dan lembaga terkait. Saat ini, pembahasan memasuki tahap finalisasi, termasuk penyusunan aturan turunan yang secara khusus mengatur layanan pengantaran barang dan makanan.
“Draf besarnya sudah hampir selesai. Tinggal penyempurnaan beberapa definisi dan penyusunan aturan turunannya, terutama yang berkaitan dengan layanan pengantaran barang dan makanan,” katanya.
































