Abu Anak Krakatau Jadi Ancaman Mesin Kendaraan hingga Pesawat
Merinda Faradianti
07 September 2026 09:59

Bloomberg Technoz, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebarkan abu vulkanik hingga ke sejumlah wilayah di sekitarnya, termasuk Jakarta, kini tak hanya memicu gangguan kesehatan dan aktivitas masyarakat. Material hasil letusan juga menjadi ancaman bagi berbagai perangkat yang menggunakan sistem permesinan, mulai dari pesawat terbang hingga kendaraan seperti mobil dan sepeda motor.
Pasalnya, sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau telah memaksa delapan bandara menghentikan sementara operasional. Kemudian, mengganggu sedikitnya 1.500 penerbangan dan perjalanan sekitar 170.000 penumpang.
Ancaman terhadap pesawat menjadi perhatian lantaran abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS, dikutip Senin (7/9/2026), abu vulkanik terdiri atas partikel sangat kecil dari kaca vulkanik, mineral atau kristal, serta fragmen batuan.
Salah satu kandungan penting dalam material tersebut adalah silikon dan senyawa silika. USGS menjelaskan, kaca vulkanik relatif kaya unsur silikon dibandingkan sejumlah mineral penyusunnya.
Namun, kandungan total silika dalam abu tidak sama dengan kandungan silika kristalin bebas, seperti kuarsa, kristobalit, atau tridimit. Selain komposisinya, bentuk partikel juga membuat abu vulkanik berbahaya bagi mesin.





























