Logo Bloomberg Technoz

CPO Bullish akibat El Niño, Waspada Ongkos dan Harga B50 Naik

Sabrina Mulia Rhamadanty
02 September 2026 15:00

Sampel biodiesel B50./dok. Kementerian ESDM
Sampel biodiesel B50./dok. Kementerian ESDM

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Yayan Satyakti menyatakan fenomena El Niño yang saat ini tengah melanda Indonesia berpotensi meningkatkan biaya produksi biodiesel.

Tidak hanya itu, selisih Harga Indeks Pasar (HIP) Biodiesel terhadap HIP Solar juga berisiko melebar, padahal Indonesia sedang mengimplementasikan mandatori biodiesel 50% atau B50. 

"Ya. Biaya produksi biodiesel naik karena bahan bakunya atau CPO ini menjadi mahal karena penurunan produksi akibat El Niño tadi. Selisih HIP Biodiesel dikurangi HIP Solar—yakni subsidi per liter—melebar tajam, karena sekitar 85% biaya membuat biodiesel ini adalah harga CPO sendiri," ungkap Yayan saat dihubungi, Rabu (2/9/2026). 


Yayan menjelaskan kenaikan biaya produksi tersebut terjadi secara otomatis saat El Niño mendongkrak harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Penetapan HIP Biodiesel yang berbasis pada harga CPO ditambah ongkos olah sebesar US$85/ton menyebabkan nilainya ikut melambung. 

Spread harga CPO dan minyak mentah Brent./dok. BMI