Logo Bloomberg Technoz

Sungai Barito Didera El Niño, Batu Bara Kalimantan Sulit Diekspor

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 September 2026 11:20

Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pengiriman batu bara dari tambang di wilayah Kalimantan Tengah dilaporkan terganggu, sebab sungai Barito yang menjadi jalur pelayaran kapal tongkang pengangkut batu bara mengalami pendangkalan dan kekeringan imbas fenomena El Niño.

Dalam laporan Argus Media dijelaskan terjadi penurunan kedalaman sungai yang dapat membatasi pergerakan batu bara dari lokasi tambang menuju terminal ekspor.

Argus Media juga mencatat sejumlah produsen menyatakan force majeure atas pengiriman.


“Rendahnya permukaan air di Sungai Barito telah memaksa sejumlah produsen menyatakan force majeure atas pengiriman, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap ketersediaan ekspor ketika El Niño yang kuat mengancam memperpanjang kondisi kering,” tulis Argus, Rabu (2/9/2026).

Batu bara dimuat ke tongkang di terminal yang dioperasikan oleh PT Bara Kumala Sakti di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Argus Media mencatat tambang batu bara di wilayah Kalimantan Tengah memproduksi batu bara kalori menengah hingga tinggi, dengan beberapa tambang memproduksi hingga 100.000 ton batu bara per bulan.