Logo Bloomberg Technoz

Pasar Panik Efek El Nino, BYAN hingga AADI Dibuang

Muhammad Fikri
02 September 2026 14:45

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sejumlah saham perusahaan batu bara terpantau melemah pada perdagangan Rabu (2/9/2026), di tengah sentimen gangguan pengiriman batu bara dari Kalimantan Tengah akibat pendangkalan dan kekeringan Sungai Barito imbas fenomena El Nino.

Saham PT Alamtri Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menjadi yang paling tertekan, disusul sejumlah saham batu bara lainnya.

Berikut pergerakan sejumlah saham batu bara hingga pukul 14.40.

  • ADRO turun 4,68% ke Rp2.650/saham
  • INDY turun 2,17% ke Rp2.170/saham
  • BYAN turun 2,49% ke Rp13.700/saham
  • AADI turun 1,84% ke Rp10.675/saham
  • BUMI turun 0,97% ke Rp206/saham

Emiten-emiten tersebut memiliki portofolio di wilayah Kalimantan. Misal, Grup Adaro yang memiliki tambang di Kalimantan selatan. Perusahaan juga menggunakan Sungai Barito sebagai jalur distribusi.

Lokasi tambang BUMI dan BYAN juga tersebar di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, meski keduanya tidak menggunakan Sungai Barito sebagai jalur distribusi.