Ekonomi Australia Tangguh, Sinyal Suku Bunga Naik Menguat
News
02 September 2026 11:40

Nasteho Said - Bloomberg News
Bloomberg, Pertumbuhan ekonomi Australia secara tak terduga meningkat pada kuartal terakhir, memperkuat alasan bagi bank sentral Australia atau Reserve Bank of Australia (RBA) untuk kembali menaikkan suku bunga di tengah inflasi yang masih bertahan tinggi.
Produk domestik bruto (PDB) Australia tumbuh 0,4% dalam tiga bulan hingga Juni, melampaui perkiraan kenaikan 0,3%, berdasarkan data Australian Bureau of Statistics yang dirilis pada Rabu (2/9). Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ekonomi Australia tumbuh 2,1%, lebih tinggi dari estimasi median sebesar 1,8%.
“Perekonomian berisiko tidak melambat cukup cepat bagi RBA untuk mencapai target inflasinya,” kata Alex Joiner, kepala ekonom di perusahaan pengelola dana IFM Investors. “Karena itu, RBA seharusnya menaikkan suku bunga pada September atau November.”
Dolar Australia bergerak fluktuatif di kisaran 71 sen AS setelah data tersebut dirilis. Imbal hasil surat utang pemerintah Australia bertenor tiga tahun yang sensitif terhadap kebijakan moneter melanjutkan kenaikan sebelumnya, hingga sempat naik 11 basis poin menjadi 4,83%, seiring investor meningkatkan ekspektasi bahwa siklus kenaikan suku bunga RBA akan berlanjut hingga tahun depan.
































