Logo Bloomberg Technoz

Sungai Barito Surut Hambat Tongkang, Biaya Angkut Batu Bara Naik

Azura Yumna Ramadani Purnama
02 September 2026 14:10

Sebuah tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Sebuah tongkang yang mengangkut batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta – Surutnya sungai Barito di Kalimantan Tengah membuat jalur pengangkutan batu bara dari tambang di kawasan tersebut terganggu. Rendahnya permukaan air membuat penambang membatasi muatan tongkang sehingga biaya angkut mengalami kenaikan.

Dalam laporan Argus Media dijelaskan, tongkang pengangkut batu bara umumnya berkapasitas sekitar 7.500—10.000 ton dengan draf 6,5 meter.

Namun, permukaan air di sungai Barito saat ini cukup rendah sekitar 3—4 meter di bagian tengah dan hilir sungai.


Argus Media mencatat rendahnya permukaan air tersebut membuat produsen membatasi kapasitas muatan tongkang menjadi 7.500 ton dan beberapa diantaranya hanya  3.000—4.000 ton.

Biaya angkut tongkang di bagian tengah sungai yang membentang sekitar 770 kilometer (km) tersebut umumnya sekitar US$4,5—US$6,5/ton.