Logo Bloomberg Technoz

Jadi Polemik, Pemerintah Buka Opsi Kaji Ulang Pembagian Desil

Muhammad Fikri
20 August 2026 14:50

Warga melakukan pengecekan desil di Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melakukan pengecekan desil di Jakarta, Rabu (19/8/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membuka peluang adanya perubahan pada data kelompok desil ekonomi yang menjadi basis penyaluran bantuan sosial pemerintah.

Seperti diketahui, pembagian desil menjadi polemik, karena diduga tidak sesuai dengan kondisi ekonomi rumah tangga yang dilakukan survei.

Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan survei ekonomi untuk melihat perkembangan kondisi ekonomi masyarakat. Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi terhadap data yang digunakan pemerintah.


“Surveinya sedang jalan. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa,” kata Airlangga saat ditemui wartawan, Kamis (20/8/2026).

Menurut Airlangga, data kelompok desil ekonomi saat ini menggunakan basis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut juga menjadi basis pemerintah dalam menjalankan kebijakan bantuan sosial (bansos).