Logo Bloomberg Technoz

Korsel Minta Dukungan China Hidupkan Kembali Dialog dengan Korut

News
20 August 2026 14:00

Bendera Korea Selatan (Korsel). (Dok: Bloomberg)
Bendera Korea Selatan (Korsel). (Dok: Bloomberg)

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News

Bloomberg, Korea Selatan (Korsel) meminta dukungan China untuk menghidupkan kembali dialog dengan Korea Utara (Korut), di saat Donald Trump terus mendorong gagasan pertemuan dengan Kim Jong Un meski Pyongyang membantah adanya kontak tingkat tinggi di antara kedua pihak. 

Menteri Luar Negeri Cho Hyun mengimbau China untuk memainkan peran konstruktif dalam memfasilitasi kembalinya Korut ke meja dialog secara cepat. Hal itu disampaikan Cho dalam pertemuannya dengan Menlu China Wang Yi di Seoul pada Rabu (19/8). Wang tiba di Korsel pada hari yang sama dalam kunjungan bilateral pertamanya ke negara tetangga tersebut dalam lima tahun terakhir.


Wang menyampaikan kepada Cho bahwa China berharap dapat melihat kedua Korea bergerak menuju koeksistensi yang damai, menurut keterangan Kementerian Luar Negeri China. Kunjungan Wang berlangsung ketika Trump berupaya memulai kembali dialog dengan Korut sembari memangkas skala latihan militer gabungan dengan Korsel—langkah yang selama ini dikecam Pyongyang sebagai ajang latihan perang.

Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korut, menegaskan dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui media pemerintah KCNA bahwa tidak ada komunikasi langsung antara Trump dan Kim.