Pasar SUN Masih Menahan Napas, Tunggu Rilis Nama Gubernur BI Baru
Tim Riset Bloomberg Technoz
07 August 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rilisnya data cadangan devisa edisi Juli 2026 yang mengalami penurunan tipis, serta penantian kabar nama-nama calon Gubernur Bank Indonesia, membuat investor lebih berhati-hati dalam menyusun strategi investasi di pasar obligasi domestik.
Hal ini terlihat dalam pergerakan yield di pasar Surat Utang Negara (SUN) yang cenderung beragam, pada perdagangan Jumat, (7/8/2026).
Yield SUN tenor acuan 10 tahun, turun 0,6 basis poin (bps) jadi 7,27%. Penurunan juga terjadi pada tenor 1 tahun sebesar 2 bps jadi 7,05%, tenor 2 tahun turun 0,4 bps jadi 7,07%, dan tenor 12 tahun turun 1,9 bps jadi 7,34%.
Sementara, beberapa tenor justru mengalami kenaikan yield, terutama tenor 5 tahun yang naik paling tajam 2,4 bps jadi 7,3%. Disusul tenor 3 tahun, 6 tahun, 9 tahun, hingga tenor panjang 20 dan 30 tahun.
Gerak yield yang cenderung tak seragam ini menunjukkan investor masih belum mengakumulasi aset obligasi domestik secara besar-besaran.































