Logo Bloomberg Technoz

OJK Ungkap Potensi Kerugian Perbankan Imbas Karhutla & El-Nino

Merinda Faradianti
21 September 2026 13:50

Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)
Potret Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi secara luas di Kalimantan turut memberikan dampak terhadap sektor perbankan, terutama bagi perbankan yang memiliki pembiayaan tinggi di daerah terdampak, terutama pada sejumlah sektor.

“Beberapa sektor ekonomi yang berpotensi terdampak atas karhutla, yaitu sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, industri, pariwisata dan ekonomi serta pendidikan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Menurut Dian, OJK bersama perbankan melakukan stress test secara rutin untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak dini. Langkah tersebut mencakup kesiapan bank dalam menghadapi dampak terhadap permodalan dan likuiditas.


“Hasil stress test OJK maupun perbankan menunjukkan tingkat permodalan perbankan saat ini masih memadai untuk menyerap potensi risiko yang disebabkan oleh bencana alam,” ujarnya.

Dian mengatakan, dampak karhutla terhadap sektor riil berpotensi menjalar ke sektor keuangan melalui penurunan aktivitas usaha dan kemampuan debitur dalam memenuhi kewajiban kredit. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat meningkatkan risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).