Investor Buru Obligasi AS Jangka Pendek, Bertaruh Inflasi Mereda
News
21 September 2026 06:20

Michael MacKenzie dan Ye Xie — Bloomberg News
Bloomberg, Investor di pasar US Treasury mulai mengalihkan fokus mereka untuk memiliki obligasi pemerintah dengan jatuh tempo lebih pendek, dengan taruhan bahwa Federal Reserve pada akhirnya akan berhasil dalam perjuangannya melawan inflasi.
Imbal hasil obligasi tenor dua tahun melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun, sekitar 4,75%, dalam beberapa hari setelah The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2023. Kenaikan tersebut merupakan kelanjutan dari aksi jual obligasi yang mendasarinya.
Kontrak berjangka kini memperkirakan pengetatan kebijakan moneter sebesar 80 basis poin lagi dalam setahun ke depan, menjadi bukti bahwa tekad Ketua The Fed Kevin Warsh untuk mengerahkan segala upaya dalam memerangi inflasi mulai mendapat kredibilitas di mata para trader.
Investor yang bullish meyakini bahwa harga obligasi tenor dua tahun yang sudah tertekan telah mencerminkan kenaikan suku bunga tersebut. Harga obligasi itu berpotensi kembali melonjak jika inflasi membaik atau The Fed menaikkan suku bunga lebih sedikit dari perkiraan.






























