Logo Bloomberg Technoz

Kala Kemarau Panjang Mengeringkan Danau Cinere

Andrean Kristianto
21 September 2026 20:22

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejunlah ikan mati akibat Danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sejunlah ikan mati akibat Danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Permainan air bersandar di tepi danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Permainan air bersandar di tepi danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga mencari ikan di dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga mencari ikan di dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga berswafoto dengan latar danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga berswafoto dengan latar danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sejunlah ikan mati akibat Danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Permainan air bersandar di tepi danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintasi dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga mencari ikan di dasar danau Cinere di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga berswafoto dengan latar danau Cinere yang surut di Pangkalan Jati, Cinere, Jawa Barat, Senin (21/9/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permukaan Danau Cinere di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat, perlahan berubah menjadi hamparan tanah retak setelah kemarau panjang melanda kawasan tersebut selama lebih dari dua bulan. Genangan air yang tersisa kini hanya tampak di beberapa bagian, sementara sebagian dasar danau mulai ditumbuhi rumput liar.

“Mulai surut kira-kira Juni/Juli, kemarin sempat hujan tapi ga pengaruh,” kata Usman, pedagang minuman yang mangkal di Danau Cinere, kepada Bloomberg Technoz, Senin (21/9). Kondisi danau yang terus menyusut membuat pemandangan di sekitar lokasi berubah drastis dibandingkan saat permukaan air masih memenuhi area tersebut.

Pantauan Bloomberg Technoz di lokasi menunjukkan sejumlah bagian dasar danau mengalami kekeringan hingga retak. Beberapa ikan ditemukan mati dan menimbulkan bau bangkai yang menyengat di tengah danau.

Di tengah kondisi tersebut, warga, terutama anak-anak, justru memanfaatkan lumpur yang mengering untuk mencari ikan yang masih tersisa. Mereka menyusuri bagian dasar danau yang sebelumnya tergenang air, berharap menemukan ikan di antara lumpur dan genangan yang tersisa.

Dampak kekeringan juga dirasakan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar Danau Cinere. Berkurangnya jumlah pengunjung membuat omzet pedagang ikut menurun dibandingkan kondisi normal.

(dre)