Krisis Diesel Merembet ke Bensin, Bagaimana Dampak ke BBM di RI?
Azura Yumna Ramadani Purnama
21 September 2026 09:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar energi menilai Indonesia menjadi salah satu negara yang berpotensi terdampak krisis bahan bakar minyak (BBM) dunia, terutama setelah tekanan pasok dan harga solar atau diesel mulai merembet ke pasar bensin atau gasoline.
Ekonom energi Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti menyatakan krisis solar dunia yang mulai menular ke bensin tecermin dari aksi kilang-kilang di Asia yang berencana memangkas ekspornya lantaran pasokan dunia makin sulit dan harga kian mahal.
Dia menyatakan saat ini wilayah Asia menerima sekitar 1,49 juta barel bensin per hari lebih sedikit dari periode sebelum gangguan di Selat Hormuz dan konflik geopolitik lainnya.
Dengan kondisi tersebut, dia meramal harga keekonomian BBM di dalam negeri dapat naik sekitar 22%, bahkan jika kondisi makin parah atau minyak mentah dunia kembali menyentuh level US$120/barel, kenaikannya bisa mencapai 35%.
Yayan mengestimasikan harga keekonomian Pertamax bisa melonjak ke level Rp18.500/liter dan Pertalite bisa naik ke sekitar Rp16.550/liter jika krisis bahan bakar dunia merembet ke Indonesia.






























