Babak Baru Revolusi Badan Gizi Usai Ditampar Isu Korupsi MBG
Dinda Decembria
23 July 2026 13:50

Bloomberg Technoz, Jakarta -Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru. Di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo Subianto menunjuk mantan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono sebagai Kepala BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung.
Pergantian itu sekaligus menandai fase lanjutan dari reset organisasi yang dilakukan pemerintah setelah serangkaian persoalan membayangi lembaga pelaksana salah satu program prioritas nasional tersebut. Mulai dari pergantian pejabat, penyidikan dugaan korupsi, evaluasi ribuan dapur MBG, hingga keluhan para mitra menjadi pekerjaan rumah yang kini harus diselesaikan oleh kepemimpinan baru.
Reset tersebut tidak terjadi tanpa alasan. Salah satunya karena kasus korupsi yang menjerat pimpinan BGN periode pertama, Dadan Hindayana, Sonny Sanjaya, serta Letjen (Purn.) Lodewyk Pusung menampar lembaga yang mengurus program andalan Presiden Prabowo itu.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan pergantian dilakukan setelah Presiden melakukan monitoring dan evaluasi selama sekitar satu setengah tahun pelaksanaan program. Pemerintah mengakui terdapat sejumlah catatan yang menjadi dasar perombakan pimpinan agar tata kelola MBG dapat segera diperbaiki.
Sehari setelah pergantian tersebut, Kejaksaan Agung meningkatkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola MBG dan menetapkan ketiga mantan pimpinan BGN tersebut sebagai tersangka. Di luar proses hukum yang masih berjalan, pemerintah juga mulai melakukan evaluasi besar terhadap operasional puluhan ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.






























