Logo Bloomberg Technoz

DPR Pertanyakan Insentif SPPG Rp6 Juta per hari, BGN Klaim Ini

Dinda Decembria
04 September 2026 17:30

Kepala BPOM Taruna Ikrar sidak SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Sumber Dok BPOM RI)
Kepala BPOM Taruna Ikrar sidak SPPG Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Sumber Dok BPOM RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mempertanyakan kepastian skema pembayaran insentif kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengubah kapasitas penerima manfaat dan skema pembiayaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Charles mengatakan, saat ini SPPG masih menggunakan skema insentif Rp6 juta per dapur per hari yang ditetapkan pada masa kepemimpinan sebelumnya. Namun, BGN berencana menyesuaikan jumlah penerima manfaat di setiap SPPG, dari kapasitas sekitar 3.000 penerima menjadi sekitar 1.800 hingga 2.000 penerima.

"Rencananya ada penyesuaian jumlah penerima manfaat untuk setiap SPPG. Tidak 3.000, mungkin disesuaikan, ada 1.800, ada 2.000. Nah, nanti ketika itu terjadi, apa dasar pembayaran ke SPPG? Apakah tetap insentif Rp6 juta per hari atau apa?" ujar Charles dalam rapat Komisi IX DPR RI, Kamis (3/9/2026).


Dia juga menyinggung mekanisme pembayaran ketika SPPG mengalami penghentian sementara atau suspend. Menurutnya, perlu ada kejelasan mengenai kapan insentif tetap dibayarkan dan kapan pembayaran dihentikan.

BGN Siapkan Skema Baru