Logo Bloomberg Technoz

Didorong Sektor Cip AI, Bursa Saham Asia Bergerak Menguat

News
23 July 2026 08:00

Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Toby Alder - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham di kawasan Asia menguat seiring terangkatnya saham-saham pembuat cip regional oleh ekspektasi bahwa mereka akan meraup keuntungan dari investasi jumbo miliaran dolar dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Sementara itu, harga minyak mentah melanjutkan laju kenaikannya.

Indeks acuan saham Asia Pasifik MSCI menguat 0,8%, di mana indeks Kospi Korea Selatan—yang menjadi cermin arah investasi AI—melonjak lebih dari 3%. Kontrak berjangka (futures) indeks saham AS juga berhasil memangkas kerugian awal yang sempat terpicu oleh rencana pembengkakan anggaran belanja Alphabet Inc. Saham Samsung Electronics Co dan SK Hynix Inc sama-sama melonjak lebih dari 4% lantaran kedua produsen cip asal Korea Selatan tersebut dipandang sebagai pemasok dalam pembangunan AI global.


Di bursa AS, saham Alphabet merosot lebih dari 3% pada perdagangan setelah penutupan usai menaikkan anggaran belanja modalnya untuk tahun ini. International Business Machines Corp (IBM) terkikis tipis akibat proyeksi penjualan penuh tahunan yang lebih rendah, sementara Tesla Inc anjlok 4% setelah kinerjanya meleset dari estimasi pasar, seiring lesunya laporan keuangan emiten-emiten berkapitalisasi raksasa yang memberatkan sentimen investor.

Perhatian pasar juga tertuju pada pergerakan harga minyak setelah kelompok Houthi yang disokong Iran mengaku telah menargetkan dua kapal tanker milik Arab Saudi di Laut Merah—memperburuk eskalasi konflik Timur Tengah sekaligus mengancam gangguan pasokan yang lebih dalam. Harga minyak mentah acuan global jenis Brent melonjak 2% ke kisaran US$96 per barel.

Pergerakan S&P 500. (Sumber: Bloomberg)