3 Kilang RI Dinilai Bisa Olah Minyak ESPO Rusia Tanpa Blending
Azura Yumna Ramadani Purnama
22 July 2026 16:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar energi dari Universitas Padjajaran (Unpad) Yayan Satyakti menilai minyak mentah Rusia jenis Eastern Siberia Pacific Ocean (ESPO) dapat diolah di sebagian besar kilang milik PT Pertamina (Persero), baik secara langsung maupun melalui skema pencampuran atau blending.
Yayan menjelaskan pengolahan minyak mentah tersebut hanya memerlukan penyesuaian pada parameter operasi kilang, mulai dari unit hydrodesulfurization (HDS), sistem desalting, hingga pengaturan fraksinasi, agar spesifikasi produk tetap memenuhi standar Euro IV maupun Euro V.
Dia menyebut kandungan sulfur ESPO yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar minyak mentah domestik membuat kilang perlu meningkatkan suhu operasi reaktor HDS sekitar 5°C—12°C, menaikkan tekanan parsial hidrogen, serta mengoptimalkan rasio hidrogen terhadap minyak selama proses pengolahan.
Selain itu, lanjut Yayan, pengolahan minyak ESPO tanpa pencampuran atau blending berisiko memperpendek umur pakai katalis kilang sekitar 5%—8%, sehingga pemantauan terhadap laju deaktivasi katalis menjadi salah satu aspek penting.
Berdasarkan catatan S&P Global Energy, ESPO merupakan minyak mentah dari Rusia Timur dan kerap dijual melalui pipa dari Siberia ke wilayah Asia Pasifik. Karakteristiknya light sweet dengan API gravity sekitar 34°—35° dan kandungan sulfur sekitar 0,58%—0,65%.

































