RI Beli Minyak ESPO dari Rusia, Apakah Cocok Diolah Kilang Lokal?
Azura Yumna Ramadani Purnama
22 July 2026 12:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas bumi (migas) Hadi Ismoyo menilai kandungan sulfur yang terkandung dalam minyak mentah asal Rusia jenis Eastern Siberia Pacific Ocean (ESPO) yang diimpor Indonesia terbilang cukup tinggi.
Dengan begitu, Hadi memandang minyak ESPO perlu melalui proses pencampuran atau blending dengan minyak berkarakteristik sweet crude atau dengan kandungan sulfur kurang dari 0,5% agar dapat diolah di seluruh kilang domestik.
Berdasarkan data perusahaan inspeksi dan pengujian global SGS S.A. yang bermarkas di Jenewa, ESPO merupakan salah satu minyak mentah asal Rusia yang diproduksi di Siberia Timur dengan API gravity 35,4 derajat dan kandungan sulfur 1,01%.
Sebagai pembanding, berdasarkan data salah satu perusahaan perdagangan komoditas Ariyan International Inc., minyak ESPO memiliki API gravity 34 derajat dengan kandungan sulfur 0,535%. Selain itu, minyak ESPO memiliki total acid number (TAN) kurang dari 0,05 mg KOH/gram viskositas 6,949 CSTO pada suhu 20 derajat celcius.
Sementara itu, berdasarkan catatan S&P Global Energy, minyak mentah ESPO merupakan crude dari Rusia Timur dan kerap dijual melalui pipa dari Siberia ke wilayah Asia Pasifik. Minyak mentah tersebut memiliki karakteristik light sweet dengan API gravity sekitar 34—35 derajat dan kandungan sulfur sekitar 0,58%—0,65%.































