Rupiah Hari Ini: Menguat 4 Hari Beruntun, Juara Asia
Tim Riset Bloomberg Technoz
17 July 2026 15:51

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan pasar spot pekan ini, Jumat (17/7/2026), dengan penguatan 0,5% menjadi Rp17.895/US$, menggenapi apresiasi dalam empat hari beruntun.
Penguatan rupiah ditopang oleh perbaikan sentimen setelah S&P Ratings menetapkan peringkat Indonesia dengan label investment grade alias layak investasi, dengan prospek stabil. Selain itu, terpangkasnya penguatan dolar Amerika Serikat (AS) ikut memberikan tenaga bagi penguatan rupiah hari ini.
Melansir data Bloomberg, indeks dolar AS menyusut 0,06% menjadi 100,7, sementara harga minyak mentah masih tinggi di US$84,29/barel, tetapi relatif stabil. Kombinasi ini membuat penguatan sebagian mata uang Asia tertahan, dan sebagian lainnya menguat.
Namun rupiah terlihat mencolok karena menjadi yang terbaik di Benua Kuning.
Sementara itu dari sisi domestik, pergerakan rupiah juga tertopang oleh arus masuk dana di pasar obligasi. Dari data Bloomberg, yield Surat Utang Negara (SUN) sebagian besar bergerak turun.

































