Logo Bloomberg Technoz

Pada paruh pertama tahun ini, Netflix mengalami periode panjang tanpa tayangan baru yang benar-benar sukses. Banyak serial yang kembali dengan musim terbaru gagal mempertahankan jumlah penonton. Masa paceklik itu baru berakhir setelah peluncuran I Will Find You, adaptasi novel karya Harlan Coben, yang menjadi serial orisinal baru Netflix dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang tahun ini.

Netflix melaporkan pendapatan kuartal kedua sebesar US$12,6 miliar dengan laba 80 sen per saham.

Untuk meredakan kekhawatiran investor, perusahaan memaparkan strategi untuk mempertahankan pertumbuhan dalam beberapa tahun mendatang. Netflix akan meningkatkan investasi pada jenis konten baru, seperti siaran olahraga langsung (live sports) dan podcast video.

Menurut perusahaan, podcast mampu menarik lebih banyak penonton pada siang hari dan melalui perangkat seluler, sementara program siaran langsung terbukti efektif dalam menarik pelanggan baru meski porsinya terhadap total waktu menonton masih relatif kecil.

Dalam beberapa pekan terakhir, Netflix juga mengumumkan berbagai kerja sama baru dengan sejumlah figur populer di media sosial, termasuk bintang YouTube Alan Chikin Chow dan Nick DiGiovanni. Selain itu, perusahaan mengungkapkan telah memanfaatkan kecerdasan buatan generatif (generative AI) pada sekitar 300 tayangan.

"Kami semakin memanfaatkan berbagai alat ini untuk menghasilkan konten berkualitas lebih tinggi dengan lebih cepat dan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan metode tradisional," tulis perusahaan dalam suratnya kepada para pemegang saham.

Netflix juga kembali menawarkan uji coba gratis (free trial) di sejumlah pasar sebagai bagian dari pengujian strategi.

Total waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton Netflix meningkat 2% pada paruh pertama 2026, sedikit lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Menurut perusahaan, capaian tersebut cukup positif mengingat persaingan dari siaran Piala Dunia dan Olimpiade Musim Dingin yang ditayangkan oleh jaringan televisi lain.

Netflix juga mengumumkan bahwa laporan What We Watched, yang memuat data jumlah penonton setiap tayangan, mulai sekarang akan diterbitkan setahun sekali, bukan lagi dua kali dalam setahun.

(bbn)

No more pages