Logo Bloomberg Technoz

Optimisme AI Dorong Reli Saham Chip, Bursa Asia Bersiap Menguat

News
10 July 2026 06:30

Ilustrasi perdagangan di pasar saham Asia. dok: Bloomberg
Ilustrasi perdagangan di pasar saham Asia. dok: Bloomberg

Stephen Kirkland - Bloomberg News

Bloomberg,  Saham-saham Asia diperkirakan menguat pada perdagangan Jumat (10/7) setelah kebangkitan saham-saham raksasa produsen chip mendorong pemulihan di Wall Street. Sementara itu, harga minyak dibuka lebih rendah pada awal perdagangan Jumat.

Kontrak berjangka indeks saham Jepang, Korea Selatan, dan Hong Kong sama-sama mengindikasikan pembukaan yang lebih tinggi. Kontrak berjangka saham AS bergerak relatif datar setelah indeks S&P 500 naik 0,8% dan indeks saham semikonduktor melonjak lebih dari 3%. Indeks Nasdaq 100 yang didominasi saham teknologi ditutup menguat 1,6%. Obligasi pemerintah AS juga menguat pada Kamis, mendorong imbal hasil (yield) Treasury tenor 10 tahun turun tiga basis poin menjadi 4,55%.


Saham SK Hynix Inc. akan menjadi sorotan setelah American Depositary Receipts (ADR) perusahaan di Amerika Serikat dihargai sebesar US$149 per lembar, menurut seorang sumber yang mengetahui masalah tersebut. ADR itu dijadwalkan mulai diperdagangkan secara when-issued pada Jumat di Nasdaq Global Select Market dengan kode saham SKHYV.

Dengan harga US$149 per ADR, penawaran saham produsen chip asal Korea Selatan tersebut diperkirakan menghimpun dana sekitar US$26,5 miliar, berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg. Nilai tersebut akan menjadi penawaran saham perdana terbesar yang pernah dilakukan perusahaan asing di Amerika Serikat, melampaui debut Alibaba Group Holding Ltd. senilai US$25 miliar, menurut data Bloomberg.