Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Bangkit Usai 2 Hari Terjepit, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
15 July 2026 07:01

Emas batangan. Dok: Bloomberg
Emas batangan. Dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Rilis data ekonomi terbaru di Amerika Serikat (AS) jadi modal membaiknya harga sang logam mulia.

Pada Selasa (14/7/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.052,9/troy ons. Bertambah 1,28% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga emas berhasil bangkit usai turun dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terjungkal hampir 3%.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Selain unsur technical rebound, kenaikan harga emas juga ditopang oleh rilis data ekonomi teranyar di AS. US Bureau of Labor Statistics mengumumkan, laju inflasi di Negeri Adikuasa pada Juni ada di 3,5% secara tahunan. Cukup jauh melambat ketimbang bulan sebelumnya yakni 4,2% dan berada di bawah ekspektasi pasar dengan proyeksi 3,8%.

Sementara laju inflasi inti secara tahunan pada Juni adalah 2,6%. Lebih rendah dibandingkan Mei yang 2,9%, juga di bawah proyeksi pasar di 2,8%.