Logo Bloomberg Technoz

China Kembali Tolak Arbitrase Laut China Selatan

News
13 July 2026 06:20

Kapal Penjaga Pantai China di sekitar Laut China Selatan. (Bloomberg)
Kapal Penjaga Pantai China di sekitar Laut China Selatan. (Bloomberg)

Bloomberg News

Bloomberg, China kembali menegaskan penolakannya terhadap putusan arbitrase Laut China Selatan serta mengkritik pernyataan bersama Amerika Serikat (AS) dan sekutunya yang menandai 10 tahun putusan tersebut.

Kementerian Luar Negeri China menyatakan putusan arbitrase itu "ilegal dan tidak sah" serta tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu (12/7/2026), Beijing kembali menegaskan bahwa mereka tidak menerima maupun mengakui putusan tersebut.


AS, Filipina, dan Jepang termasuk di antara 14 negara yang pada Sabtu (11/7/2026) merilis pernyataan bersama untuk memperingati satu dekade putusan tribunal internasional yang menolak klaim China atas sebagian besar wilayah Laut China Selatan.

"Kami menegaskan kembali komitmen yang tak tergoyahkan untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, damai, stabil, serta berlandaskan aturan hukum internasional," tulis negara-negara tersebut dalam pernyataan bersama. "Kami kembali menegaskan penolakan keras terhadap segala tindakan sepihak atau yang bersifat destabilisasi, termasuk melalui penggunaan kekuatan maupun paksaan, yang mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan."