Logo Bloomberg Technoz

Tumpukan Uang di Perkara yang Seret Jampidsus

10 July 2026 23:00

Konfrensi pers terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Konfrensi pers terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Konfrensi pers tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dan TPPU pemadaman listrik atau blackout PT PLN; Asabri; dan anak usaha Krakatau Steel.

Konfrensi pers tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dan TPPU pemadaman listrik atau blackout PT PLN; Asabri; dan anak usaha Krakatau Steel.

Tim investigasi Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut yang belakangan menyeret nama Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Tim investigasi Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut yang belakangan menyeret nama Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.

Dalam konfrensi pers tersebut dipamerkan barang bukti emas batangan dari hasil penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Dalam konfrensi pers tersebut dipamerkan barang bukti emas batangan dari hasil penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Selain emas batangan juga ditampilkam sejumlah barang bukti berupa mata uang asing yang juga hasil dari penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Selain emas batangan juga ditampilkam sejumlah barang bukti berupa mata uang asing yang juga hasil dari penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Sejumlah barang bukti uang kasus penyidikan dipamerkan saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Sejumlah barang bukti uang kasus penyidikan dipamerkan saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Konfrensi pers terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Konfrensi pers tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dan TPPU pemadaman listrik atau blackout PT PLN; Asabri; dan anak usaha Krakatau Steel.
Tim investigasi Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut yang belakangan menyeret nama Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.
Dalam konfrensi pers tersebut dipamerkan barang bukti emas batangan dari hasil penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Selain emas batangan juga ditampilkam sejumlah barang bukti berupa mata uang asing yang juga hasil dari penggeledahan. (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Sejumlah barang bukti uang kasus penyidikan dipamerkan saat konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Petugas merapihkan barang bukti terkait perkembangan penyidikan tiga kasus besar di Polda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gabungan tim investigasi Kepolisian Republik Indonesia belum menetapkan tersangka pada kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang yang belakangan menyeret nama Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan timnya memerlukan waktu untuk melakukan pendalaman.

“Saat sekarang penyidik masih melakukan pendalaman,” kata Budi saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Budi menuturkan tim penyidik masih melakukan klaster terkait dengan tiga obyek perkara menyusul temuan barang bukti dari hasil penggeledahan 12 tempat kejadian perkara (TKP) beberapa waktu terakhir.

Dia menambahkan, tim gabungan investigasi itu telah memeriksa sebanyak 15 saksi terkait dengan pengusutan dugaan gratifikasi dan pencucian uang tersebut.

Sebelumnya, tim gabungan investigasi Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dan tim gabungan Polda Metro Jaya menggeledah 12 TKP yang diduga berkaitan dengan kasus gratifikasi dan pencucian uang di lingkungan Asabri, pengadaan batu bara PLN hingga anak usaha Krakatau Steel.

Belakangan, tim gabungan itu menemukan 74 kilogram emas batangan dan uang tunai dengan estimasi nilai Rp476 miliar di salah satu rumah yang digeledah di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, polisi juga telah menyita uang senilai Rp67 miliar dari lokasi penggeledahan di sebuah kafe di Cipete, Jakarta Selatan dan tempat penukaran uang (money changer).

Dari kafe, polisi menyita uang tunai SGD3,1 juta; US$889.965; dan Rp259 juta yang bila dikonversi mencapai Rp60 miliar. Selain itu, polisi turut membawa tiga saksi yang merupakan pegawai kafe di Cipete, Jakarta Selatan tersebut.

Sementara, dari tempat penukaran uang, polisi menyita 16 paket uang asing senilai Rp7,2 miliar. Seluruh barang bukti disita dan dibawa ke Polda Metro Jaya.