Logo Bloomberg Technoz

ESDM: Di Atas Spek Pabrikan, Filter Kendaraan B50 Lebih Awet

Sabrina Mulia Rhamadanty
13 July 2026 12:30

Peluncuran B50(Bloomberg Technoz/Azura Yumna)
Peluncuran B50(Bloomberg Technoz/Azura Yumna)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi membantah bahwa penggunaan bahan bakar B50 atau bahan bakar campuran 50% minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dapat mempercepat kerusakan pada filter kendaraan. 

Sebaliknya, Eniya mengatakan hasil uji coba B50 menunjukkan performa filter justru jauh lebih tahan lama dibandingkan dengan saat menggunakan bahan bakar konvensional.

"Sama sekali tidak [gampang rusak]. Pihak Gaikindo [Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia] bahkan terkejut dengan hasilnya. Biasanya filter kendaraan diganti per 10.000 kilometer, namun dengan B50, kendaraan baru perlu ganti filter setelah berjalan 27.000 kilometer," ujar Eniya dikutip dari kanal YouTube resmi Kementerian ESDM, Senin (13/7/2026). 


Eniya menambahkan bahwa daya tahan ini tidak hanya terjadi pada kendaraan penumpang, tetapi juga terbukti di sektor industri berat. Di sektor pertambangan, efisiensi penggantian suku cadang ini meningkat hingga berkali-kali lipat.

"Di sektor pertambangan, filter yang biasanya diganti per 250 jam, kini kuat hingga 500 jam, bahkan dites sampai 1.000 jam tidak ada masalah," tambahnya.