Logo Bloomberg Technoz

Lebih jauh terekam, sebagai contoh pada tarif perjalanan menjadi Rp11.500 dari sebelumnya Rp13.000, dengan biaya jasa aplikasi tetap Rp2.000, namun promo pelanggan dihapuskan. Alhasil, total pembayaran pelanggan tetap di Rp13.500.

Dengan simulasi tersebut, mitra ojol menerima penghasilan Rp10.580 atau setara 92% dari tarif perjalanan. Sementara fee aplikator yang Gojek terima Rp920 (setara 8%). Namun dengan penambahan jasa aplikasi yang telah disebutkan di atas maka total pendapatan Gojek Rp2.920.

Pada skema lama atau presentase sekitar 80% dari tarif perjalanan maka mitra menghimpun penghasilan Rp10.400, dengan komisi Gojek Rp2.600 (setara 20%). Perhitungan akhir pendapatan gojek dengan skema lama total menjadi Rp3.100 karena adanya penambahan biaya jasa aplikasi Rp2.000, namun dikurangi biaya promosi untuk pelanggan sebesar Rp1.500.

Perubahan serupa juga diterapkan pada layanan GoRide Hemat, sementara kebijakan biaya langganan Gacor dihapus.

Pada simulasi yang Gojek tampilkan, total penghasilan mitra dengan skema baru naik menjadi Rp10.212 dibandingkan sebelumnya Rp9.000.

Rp10.212 didapat melalui perhitungan baru tarif perjalanan yang ada di Rp11.100 dikurangi insentif promo sebesar Rp2.100.

Sedangkan pada aturan lama, tarif perjalanan sebesar Rp10.500 dengan pengurangan promo Rp3.500, sehingga menghasilkan total tarif pelanggan Rp7.000.

Namun karena keseluruhan tarif perjalanan 100% menjadi penghasilan mitra, lalu dikurangi biaya langganan gacor Rp1.500, maka perhitungan akhir uang yang didapat driver Rp9.000.

Di sisi lain, dengan implementasi kebijakan baru maka fee 8% dari tarif perjalanan yang Gojek terima menjadi Rp888. Dengan pengurangan promo untuk pelanggan sebesar Rp2.100 maka pendapatan Gojek satu perjalanan -Rp1.212.

Pendapatan Gojek sebelumnya tercatat -Rp2.000, hasil pendapatan biaya langganan Gacor Rp1.500 namun harus menanggung promo pelanggan Rp3.500.

Untuk diketahui, skema komisi 8% tersebut merupakan implementasi kebijakan baru pemerintah yang mulai berlaku sejak 1 Juli 2026. Kementerian Perhubungan sebelumnya menetapkan batas maksimal potongan aplikasi sebesar 8% khusus untuk layanan transportasi roda dua atau ojek online.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menegaskan kebijakan tersebut belum berlaku untuk layanan angkutan daring roda empat. Pemerintah menyatakan bahwa penyesuaian komisi diharapkan meningkatkan porsi pendapatan yang diterima mitra pengemudi tanpa menaikkan tarif yang dibayar pelanggan.

(fik/wep)

No more pages