Lebih dari itu, penurunan yield juga terjadi di hampir seluruh tenor acuan. Yield FR0109 yang menjadi acuan tenor menengah (5 tahun) turun paling tajam, yakni sekitar 10,1 basis poin (bps) menjadi 7,1%.
SUN tenor 5 tahun juga mengalami kenaikan penawaran hampir Rp4,35 triliun, dengan nilai yang dimenangkan naik Rp2,25 triliun.
Sementara, penurunan yield juga terjadi pada FR0108 (9 tahun), FR0106 (14 tahun), FR0107 (19 tahun), dan FR0102 (28 tahun).
Hanya FR0105 yang bertenor sangat panjang (38 tahun) mengalami kenaikan tipis sekitar 0,8 bps. Hal ini menunjukkan investor masih meminta premi risiko yang lebih tinggi untuk tenor ultra panjang.
Berikut hasil lelang SUN pada 7 Juli 2026:
(dsp/aji)
No more pages



























