Harga Pertamax Dinilai Sudah Waktunya Turun, Ikuti Minyak Dunia
Azura Yumna Ramadani Purnama
02 July 2026 12:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Center of Reform on Economics (Core) menilai PT Pertamina Patra Niaga harus segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 atau Pertamax, sebab harga minyak mentah dunia sudah melandai di bawah level ketika konflik terjadi di Timur Tengah.
Direktur Eksekutif Core Mohammad Faisal menyatakan kenaikan harga Pertamax sebesar 32% menjadi Rp16.250/liter sejak 10 Juni 2026 memang terbilang terlambat, sebab harga bensin nonsubsidi tersebut sempat ditahan di level Rp12.300/liter oleh pemerintah dan Pertamina sejak April 2026.
Saat ini, menurut Faisal, Pertamina sudah tidak memiliki alasan untuk menahan harga Pertamax di level Rp16.250/liter, sebab harga minyak mentah telah melandai ke kisaran US$70/barel.
“Jadi menurut saya sudah waktunya juga untuk diturunkan, walaupun kemarin sudah terlambat dinaikkan ya, karena dengan pertimbangan yang sama; kondisi masyarakat di tengah tekanan global dan juga domestik,” kata Faisal ketika dihubungi, Kamis (2/7/2026).
Kondisi Kas































