Logo Bloomberg Technoz

5 Kali Gelombang Panas Eropa Picu Kebakaran hingga Ganggu Energi

News
18 August 2026 16:40

Bagian dasar sungai yang terekspos di Sungai Danube di samping pembangkit listrik tenaga nuklir Paks di Hongaria pada Agustus. (Bloomberg)
Bagian dasar sungai yang terekspos di Sungai Danube di samping pembangkit listrik tenaga nuklir Paks di Hongaria pada Agustus. (Bloomberg)

Rachel Graham, Eleanor Thornber, William Mathis, Eva Brendel, Eamon Akil Farhat, dan Joe Wertz - Bloomberg News

Bloomberg, Eropa telah dilanda lima gelombang panas pada musim panas ini. Cuaca panas dan kering yang berkepanjangan memicu kebakaran hutan yang mematikan, mengganggu pasokan energi, menghancurkan hasil panen, dan mengeringkan air di waduk dan sungai.

Menurut analisis Triodos Bank, dampak buruk ini berpotensi menghilangkan hampir seluruh perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Uni Eropa sebesar 1,1% pada tahun ini.


Suhu udara telah memecahkan rekor, melampaui 45°C di beberapa wilayah, dan panas ekstrem ini telah menewaskan lebih dari 25.000 orang di seluruh Eropa sepanjang tahun 2026. Suhu tinggi juga memperparah kekeringan yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat rendah di banyak wilayah. Berikut lima dampak yang dirasakan benua ini.

Pengiriman Terganggu akibat Sungai Mengering