Logo Bloomberg Technoz

Pendapatan Supertanker Dekati Level Tertinggi Capai Rp9 Juta/Hari

News
18 August 2026 17:50

Tanker minyak MT Arman 114 berbendera Iran berisi 1,2 juta barel minyak yang disita dan dilelang Kejaksaan Agung. (dok. Kejagung)
Tanker minyak MT Arman 114 berbendera Iran berisi 1,2 juta barel minyak yang disita dan dilelang Kejaksaan Agung. (dok. Kejagung)

Weilun Soon - Bloomberg News

Bloomberg, Pendapatan supertanker yang mengangkut minyak mentah dari Teluk Persia ke Asia mendekati level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Hal ini terjadi seiring upaya eksportir mencari lebih banyak kapal untuk mengangkut bahan bakar melalui Selat Hormuz di tengah situasi keamanan yang masih tak menentu.

Menurut data Baltic Exchange, estimasi pendapatan untuk rute Timur Tengah ke China melonjak hingga hampir US$510.000 atau sekira Rp9.115.026 per hari pada Senin—angka tertinggi sejak akhir Juni, saat Iran kembali menyerang beberapa kapal yang melintasi selat tersebut. 


Secara terpisah, kapal tanker minyak mentah berukuran sangat besar (Very Large Crude Carrier/VLCC) bernama Mongolia Prosperity dijadwalkan memuat minyak mentah dari pelabuhan yang tidak disebutkan namanya di Teluk Persia untuk dikirim ke Asia Timur dengan tarif sebesar US$31 juta per pelayaran, atau setara dengan 570 poin Worldscale, menurut laporan kontrak pengiriman dan pialang kapal.

Tolok ukur pendapatan supertanker yang ditetapkan oleh Baltic Exchange cenderung mencerminkan transaksi pasar dan tren harga, meski Bloomberg News tidak dapat memastikan apakah laporan mengenai Mongolia Prosperity turut memengaruhi penilaian tersebut.