Logo Bloomberg Technoz

Telaah Sebab Harga Pertamax Tak Turun Seperti BBM Nonsubsidi Lain

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 July 2026 15:12

Pengendara mengantre mengisi bbm Pertamax di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengendara mengantre mengisi bbm Pertamax di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Harga Pertamax tidak berubah dari level Rp16.250/liter saat PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi lainnya mengalami penurunan pada Juli 2026. 

Dalam kaitan itu, praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo mengestimasikan harga keekonomian bensin RON 92 atau Pertamax saat ini sebenarnya adalah sekitar Rp16.200/liter, hampir setara dengan harga jual Pertamax di level Rp16.250/liter.

Hadi, yang juga Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana, menyatakan jika rerata harga minyak mentah sepanjang tahun ini adalah US$88/barel dan rerata kurs rupiah tahun berjalan adalah Rp17.200/US$, maka harga dasar Pertamax diprediksi Rp15.700/liter.


Namun, dia menggarisbawahi, jika harga dasar tersebut ditambah dengan biaya distribusi dan pajak, maka harga keekonomian Pertamax dapat mencapai Rp16.200/liter atau hanya terpaut Rp50 dengan harga jualnya.

Untuk itu, Hadi menilai keputusan PT Pertamina Patra Niaga menahan harga Pertamax pada 1 Juli 2026 usai naik pada 10 Juni 2026 merupakan hal yang wajar.

Pelanggan mengantre di sebuah SPBU PT Pertamina di Silaut, Sumatera Barat, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli