Logo Bloomberg Technoz

Alasan Pertamina Turunkan Harga Pertamax Turbo hingga Dex Series

Azura Yumna Ramadani Purnama
01 July 2026 06:00

Pengendara mengantre mengisi bbm di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengendara mengantre mengisi bbm di SPBU Pertamina, Jakarta, Rabu (10/6/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) buka suara ihwal keputusan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite per 1 Juli 2026.

Vice President Corporate Communication PPN Kitty Andhora menyatakan penyesuaian harga tersebut merupakan bagian dari evaluasi berkala sesuai mekanisme yang berlaku, dengan mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia, pertimbangan aspek fiskal, serta daya beli masyarakat. Kendati begitu, dia tak mengungkapkan alasan Pertamax tak mengalami penyesuaian harga pada 1 Juli 2026.

“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada  dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah”, kata Kitty dalam siaran pers.


Per hari ini, harga BBM RON 92 atau Pertamax tetap ditahan Pertamina seharga Rp16.250 per liter, usai mengalami kenaikan pada 10 Juni lalu. Di sisi lain, harga BBM RON 98 atau Pertamax Turbo turun Rp1.450 per liter menjadi Rp19.300 per liter dari harga bulan sebelumnya sebesar Rp20.750 per liter. Sedangkan BBM RON 95 atau Pertamax Green 95 masih ditahan oleh Pertamina seharga Rp17.000 per liter.

Sementara BBM jenis diesel nonsubsidi Pertamina, terpantau mengalami penurunan harga. Pertamina Dex saat ini dibanderol seharga Rp21.150 per liter atau turun Rp3.650 per liter, dari harga bulan sebelumnya sebesar Rp24.800 per liter. Selanjutnya, Dexlite saat ini dijual sebesar Rp19.700 per liter atau turun Rp3.300 per liter, jika dibandingkan harga pada Juni 2026 sebesar Rp23.000 per liter.