Sejauh Apa KKI Bisa Jadi Alternatif Pembayaran Digital?
Muhammad Fikri
18 August 2026 21:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kartu Kredit Indonesia (KKI) dinilai dapat menjadi alternatif instrumen pembayaran digital domestik, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), kata CEO ALTO Network Gretel Griselda.
Ia menambahkan bahwa kehadiran KKI dapat memperkuat kemandirian dan kedaulatan sistem pembayaran nasional. KKI selanjutnya diklaim mampu mempertebal nilai ekonomi serta data transaksi yang berputar di dalam ekonomi nasional.
Menurut Gretel, KKI juga berpotensi menghadirkan interoperabilitas serta inovasi produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan domestik.
“Pada prinsipnya, kami melihat KKI bukan sekadar sebagai versi domestik dari skema kartu kredit yang sudah ada, tetapi sebagai tambahan alternatif yang dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pembayaran Indonesia,” kata Gretel dalam keterangannya kepada Bloomberg Technoz, Selasa (18/8/2026).
Dari sisi biaya, Gretel menilai KKI memiliki potensi menciptakan struktur biaya yang lebih efisien dan kompetitif karena rantai pemrosesan transaksi dapat lebih banyak berlangsung di dalam negeri. Namun, efisiensi tidak hanya ditentukan oleh skema pembayaran, melainkan juga skala transaksi, teknologi, model bisnis, dan tingkat adopsi.






























