Logo Bloomberg Technoz

Harga Emas Tertinggi dalam 2,5 Bulan, Mau Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
18 August 2026 07:13

Emas batangan murni Swiss./dok. Bloomberg
Emas batangan murni Swiss./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia melesat pada perdagangan kemarin. Bagaimana pembacaan harga sang logam mulia untuk hari ini?

Pada Senin (17/8/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.424/troy ons. Melonjak 1,11% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu dan menjadi yang tertinggi sejak 4 Juni atau sekira 2,5 bulan terakhir.

Sentimen positif bagi harga emas datang dari menebalnya keyakinan pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve sepertinya masih akan menahan diri. Kemungkinan Gubernur Kevin Warsh dan sejawat belum menaikkan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan.


Mengutip CME FedWatch, peluang kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4% dalam rapat September saat ini adalah 35%. Turun drastis dibandingkan posisi sepekan lalu yakni 52,2%.

Ini karena ekonomi Negeri Adikuasa sepertinya masih butuh sokongan, belum bisa menerima kenaikan suku bunga. Akhir pekan lalu, US Census Bureau melaporkan penjualan ritel pada Juli turun 0,6% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Ini menjadi kontraksi pertama sejak Oktober tahun lalu dan menjadi yang terburuk sejak Mei 2025.