Ekraf: Industri Game RI Tembus Rp32 T, Porsi Game Lokal Baru 2,5%
Merinda Faradianti
26 June 2026 13:16

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyebut nilai pasar industri game di Indonesia telah melampaui US$2 miliar atau sekitar Rp32,6 triliun per tahun. Meski demikian, porsi game yang dikembangkan oleh studio lokal masih sangat kecil dibandingkan keseluruhan pasar domestik.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, M. Neil El Himam, mengatakan angka tersebut mencerminkan seluruh transaksi game yang beredar di Indonesia, baik produk lokal maupun asing.
"Kalau kita bicara market revenue, nilainya saat ini sudah lebih dari US$2 miliar dalam satu tahun. Itu mencakup seluruh pasar dan seluruh game yang beredar di Indonesia," kata Neil di Jakarta sebagaimana dikutip Jumat (26/6/2026).
Namun, apabila hanya menghitung produk yang benar-benar dikembangkan oleh studio lokal, kontribusinya terhadap perekonomian nasional masih terbatas.
"Kalau kita ambil produk lokal, kontribusinya mungkin sekitar 0,17% sampai 0,34% terhadap PDB, dan itu baru dari produk lokal, belum termasuk efek pengganda industrinya. Ada direct industry dan indirect industry," ujarnya.































