Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Balik Arah Hingga Terpeleset di Zona Merah

Muhammad Julian Fadli
10 August 2026 12:40

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) alhasil ditutup di zona merah dengan pelemahan 0,49% di posisi 6.378 pada Sesi I Senin (10/8/2026). Jauh berbeda dengan pagi tadi imbas saham Telkom Indonesia (TLKM) juga saham–saham perindustrian yang turun begitu dalam.

Jelang penutupan perdagangan Sesi I IHSG berangsur–angsur terpeleset hingga melemah, adapun rentang perdagangan terjadi 6.462 hingga terdalam menyentuh 6.372.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 10 Agustus 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp11,59 triliun dari sejumlah 32,97 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi 1,71 juta kali diperjualbelikan. Tercatat masih ada penguatan 275 saham, dan 315 saham terjadi pelemahan. Sisanya 203 saham stagnan.

Penyebab IHSG Melemah


Saham–saham perindustrian utamanya menjadi pemberat IHSG dengan tertekan mencapai 1,09%, begitu juga saham konsumen primer yang drop 0,82%, disusul oleh pelemahan pada saham teknologi dengan melemah 0,66%. Sedang, saham infrastruktur berhasil menguat 0,51%.

Terungkap, berdasarkan data Bloomberg, melemahnya IHSG merupakan efek langsung dari tertekannya sejumlah saham big caps yang memiliki bobot besar terhadap Indeks.