Logo Bloomberg Technoz

Ekspor Alumina hingga NPI yang Tertahan Uji LTJ Diizinkan Lanjut

Azura Yumna Ramadani Purnama
27 July 2026 16:40

Tumpukan alumina./dok. Bloomberg
Tumpukan alumina./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta –  Sejumlah kapal pengangkut nickel pig iron (NPI) hingga alumina yang dikabarkan tertahan di pemeriksaan Bea Cukai gegara harus melaksanakan pengujian material logam tanah jarang (LTJ) dan unsur radioaktif disebut telah diizinkan melanjutkan pengiriman.

Kepastian tersebut menjadi salah satu pembahasan yang dilakukan dalam rapat koordinasi tata kelola ekspor mineral kritis dan logam tanah jarang (LTJ), yang digelar Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan dihadiri perwakilan kementerian/lembaga (K/L), BUMN dan BUMD, aparat penegak hukum, serta asosiasi pelaku usaha terkait.

Ketua Komite Pertambangan Bidang ESDM Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hendra Sinadia mengungkapkan hasil pertemuan tersebut memutuskan kapal-kapal ekspor pengangkut logam yang terhambat di Bea Cukai akhirnya dapat melanjutkan ekspornya.


Hendra menambahkan, pemerintah juga bakal mengatur perincian aturan tata niaga ekspor LTJ, guna membuat proses pengaturan menjadi lebih terperinci.

“Diskusi positif akhirnya kapal-kapal ekspor mineral yang terhambat di lepas sambil membereskan peraturan detailnya,” kata Hendra ketika dihubungi, Senin (27/7/2026).

Ilustrasi hasil pemrosesan logam tanah jarang asal Indonesia.