Riuh LTJ dalam Ekspor Logam RI, KSP Panggil Penambang hingga ESDM
Azura Yumna Ramadani Purnama
27 July 2026 13:50

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kantor Staf Presiden (KSP) menggelar rapat koordinasi tata kelola ekspor mineral kritis dan logam tanah jarang (LTJ), yang dihadiri perwakilan kementerian/lembaga (K/L), BUMN dan BUMD, aparat penegak hukum, serta asosiasi pelaku usaha terkait.
Rapat koordinasi tersebut digelar di tengah kabar tertundanya ekspor nickel pig iron (NPI) hingga alumina gegara harus menjalankan uji laboratorium tambahan untuk menguji 17 unsur LTJ, thorium, dan uranium.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan pengelolaan LTJ di dalam negeri masih menghadapi berbagai tantangan.
Hambatan tersebut mencakup keterbatasan teknologi ekstraksi dan pemurnian, belum optimalnya standar regulasi dan pengawasan, lemahnya sistem pencatatan rantai pasok, hingga adanya risiko kebocoran sumber daya akibat ekspor yang belum bernilai tambah maksimal.
Selain itu, dibutuhkannya koordinasi yang lebih erat antarinstansi menjadi kunci utama agar seluruh kebijakan dapat berjalan konsisten.






























