Perry Mundur, Waspadai Dampak Kenaikan Harga Pangan
Pramesti Regita Cindy
27 July 2026 15:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pakar ekonomi pertanian mengungkapkan dampak pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terhadap inflasi pangan hingga saat ini belum terlihat. Kendati demikian, pengunduran diri Perry Warjiyo tetap dapat menambah ketidakpastian pasar.
Peneliti sekaligus Ekonom Pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian mengatakan inflasi pangan bergejolak pada Juni 2026 masih didominasi oleh gangguan faktor domestik.
"Data BPS menunjukkan bahwa inflasi pangan bergejolak di Juni 2026 tetap tinggi seperti bawang merah, bawang putih, beras, cabai, dan daging ayam, tetapi penyebab utamanya lebih banyak berasal dari faktor domestik seperti gangguan produksi dan distribusi akibat cuaca buruk serta pola musiman, ditambah kenaikan biaya logistik seiring penyesuaian harga BBM," kata Eliza kepada Bloomberg Technoz, Senin (27/7/2026).
Ketidakpastian pasar dampak mundurnya Perry, kata dia, perlu diwaspadai berkaitan dengan sejumlah bahan pangan impor.
"Meskipun masih terbatas dan lebih bersifat sentiment-driven, pelemahan ini memiliki jalur transmisi ke harga pangan melalui komoditas yang masih bergantung besar pada impor," kata dia menegaskan.






























