Pemadaman Listrik di Jawa, IESR Duga Ada Isu Batu Bara Pembangkit
Azura Yumna Ramadani Purnama
11 June 2026 17:20

Bloomberg Technoz, Jakarta – Institute for Essential Service Reform (IESR) menduga pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa terjadi gegara rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di sistem Jawa—Bali, sehingga harus beroperasi di bawah kapasitas normal.
Chief Executive Officer (CEO) IESR Fabby Tumiwa mewaspadai terdapat keterbatasan pasokan batu bara yang membuat hari operasi pembangkit (HOP) di bawah batas aman.
Selain itu, dia juga menduga terdapat gangguan pembangkit di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 yang turut menyebabkan pasokan listrik berkurang.
“IESR menduga bahwa pemadaman bergilir yang terjadi belakangan dipicu oleh rendahnya cadangan bahan bakar di sejumlah PLTU di sistem Jawa—Bali sehingga harus beroperasi di bawah kapasitas optimal. Keterbatasan pasokan batu bara yang membuat HOP di bawah batas aman,” kata Fabby dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Fabby menduga HOP menjadi kritis gegara terdapat keterlambatan pengiriman batu bara ke PLTU, yang terjadi gegara tertundanya persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2027.




























