Logo Bloomberg Technoz

“Jika sejumlah informasi yang beredar bahwa adanya gangguan pasokan batu bara yang membuat PLTU harus menurunkan kapasitas pembangkitannya adalah benar, ini menunjukkan bahwa ketergantungan pada sistem kelistrikan yang didominasi oleh batu bara dan sistem listrik yang terpusat merupakan ancaman keamanan pasokan energi,” tegasnya.

Batu Bara mendominasi bauran energi di Asia. (Bloomberg)

Bisa Diantisipasi

Fabby juga menilai pemadaman listrik tersebut dapat diantisipasi oleh PT PLN (Persero), sebab perusahaan setrum negara tersebut seharusnya memiliki ketersediaan cadangan daya atau reserve margin sebesar 30%.

Fabby berpendapat gangguan pada satu pembangkit atau elemen jaringan seharusnya tidak dengan mudah berkembangan menjadi pemadaman yang luas kecuali jika PLN memang melakukan pemadaman untuk mengurangi beban listrik atau load curtailment.

Fabby mengungkapkan gangguan pada satu pembangkit atau satu elemen jaringan seharusnya dapat diantisipasi melalui ketersediaan cadangan daya, sistem proteksi, dan redundansi jaringan yang memadai.

“Seharusnya dapat diantisipasi melalui  ketersediaan cadangan daya, sistem proteksi, dan redundansi jaringan yang memadai. Di sistem kelistrikan PLN, ketentuan reserve margin mencapai 30% harusnya memberikan jaminan keamanan pasokan pembangkit,” kata Fabby.

Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menyatakan terus berkoordinasi dengan PLN agar gangguan yang terjadi segera teratasi.

Akan tetapi, Tri enggan mengonfirmasi apakah penyebab pemadaman bergilir yang terjadi diakibatkan gangguan teknis pada PLTGU Jawa 1 atau faktor lainnya.

“Kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan agar gangguan segera teratasi,” kata Tri kepada Bloomberg Technoz, Kamis (11/6/2026).

Sejumlah warga melaporkan terjadi pemadaman listrik di berbagai wilayah di Jawa Barat hingga Jawa Tengah yang terjadi sejak kemarin, Rabu (10/6/2026) dan beberapa kejadian serupa kembali terjadi hari ini, Kamis (11/6/2026).

Salah satu warganet X dengan nama akun Lotucies melaporkan pemadaman listrik terjadi di Sawangan, Depok pada pagi hari ini.

Dia mengungkapkan pemadaman listrik sudah terjadi pada Rabu malam, tetapi kini kembali terjadi.

“@PLN_123 Sampe kapan Sawangan, Depok, Jawa Barat mati listrik??? Ini udah masuk hari ketiga mati lampu mulu,” tulis Lotucies dalam unggahannya di X.

Berdasarkan penelusuran di media sosial, pemadaman listrik di wilayah Jawa Barat pada Rabu (10/6/2026) terjadi di Bandung, Cimahi, Karawang, Purwakarta, Bogor, Cikarang, Bekasi, Cirebon, hingga Indramayu.

Sejumlah warganet juga ramai mengunggah foto yang disebut-sebut merupakan pengumuman dari PLN UP3 Bekasi bahwa terdapat gangguan teknis pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 sehingga terdapat penurunan pasok pembangkit ke sistem kelistrikan.

Hingga berita ini ditulis, PLN belum menanggapi pertanyaan yang dikirimkan Bloomberg Technoz ihwal penyebab pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah tersebut.

Tidak hanya di Jawa Barat, sejumlah warganet melaporkan pemadaman listrik tersebut terjadi di Semarang, Tegal, hingga Yogyakarta.

Untuk diketahui, PLN sebelumnya mengumumkan telah mengamankan pasokan batu bara sebanyak 163 juta ton untuk kebutuhan PLTU sepanjang tahun ini.

Direktur Manajemen Pembangkit PLN Rizal Calvary menyatakan mulanya perseroan mendapatkan komitmen pasokan batu bara sekitar 152 juta ton, tetapi dalam perkembangannya kini meningkat menjadi 163 juta ton.

“Sekarang saja kita sudah dapat komitmen RKAB itu 160 juta. Dari awalnya cuma sekitar 152 [juta ton], sekarang jadi 163 [juta ton]. Betul [pasokan aman hingga Desember 2026],” kata Rizal ditemui di Kompleks Parlemen, Senin (13/4/2026).

Sekadar catatan, PLN melaporkan stok batu bara untuk PLTU berada di kisaran 15,9 HOP pada April 2026. Untuk PLTU di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali); stok batu bara dilaporkan tahan untuk 10,31 HOP.

(azr/wdh)

No more pages