Logo Bloomberg Technoz

Penambang Waswas Peran DSI Bakal Tumpang Tindih dengan Simbara

Sabrina Mulia Rhamadanty
24 July 2026 10:30

Derek dan konveyor di dermaga batu bara di terminal Comvex SA di Pelabuhan Constanta di Constanta, Rumania./Bloomberg-Nathan Laine
Derek dan konveyor di dermaga batu bara di terminal Comvex SA di Pelabuhan Constanta di Constanta, Rumania./Bloomberg-Nathan Laine

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kehadiran PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai badan pemantau ekspor SDA strategis dinilai berpotensi tumpang tindih fungsi dengan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Ketua Umum Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo mengatakan Kementerian ESDM sejauh ini telah menjalankan proses pemantauan sektor komoditas dengan sangat baik.

Kehadiran Simbara juga dinilai telah dirancang secara optimal untuk mengakomodasi alur bisnis komoditas yang ada saat ini.


"Jika DSI sebatas melakukan kontrol atas harga atau monitoring system, Kementerian ESDM selama ini telah melakukan proses pemantauan dengan sangat baik, apalagi Simbara telah disiapkan untuk menjawab alur bisnis yang ada," ujar Singgih saat dihubungi, Jumat (24/7/2026). 

Truk mengantre untuk membongkar di area penyimpanan tambang batu bara terbuka PT Exploitasi Energi Indonesia di Palaran, Kalimantan Timur./Bloomberg

Kendati demikian, Singgih tidak menampik kemungkinan peran DSI bisa dimaksimalkan untuk memperkuat serta mengoptimalkan pendapatan nasional dari sektor sumber daya alam (SDA).