Beban Usaha PLN 2025 Bengkak Rp533 T, Ini Tanggungan Terbesarnya
Sabrina Mulia Rhamadanty
02 June 2026 15:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT PLN (Persero) sepanjang Tahun Buku 2025 mencatatkan kenaikan beban usaha hingga Rp533,45 triliun, atau naik sebesar 10,04% dibandingkan dengan beban usaha sepanjang 2024 senilai Rp484,75 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian periode 2025 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (PwC) dikutip pada Selasa (2/6/2026), beban terbesar yang harus ditanggung oleh PLN adalah beban bahan bakar dan pelumas yang mengalami kenaikan sebesar 10,78% dengan nilai Rp198,61 triliun dari 2024 yang sejumlah Rp179,29 triliun.
Beban kedua terbesar selanjutnya adalah pembelian listrik yang berasal dari dua sumber.
Pertama, kepada pembangkit dari pihak berelasi dengan PLN atau anak perusahaan atau perusahaan yang memiliki hubungan kepemilikan/pengendalian khusus.
Kedua,pembelian listrik dari produsen swasta atau independent power producer (IPP) dengan total nilai pembelian Rp195,21 triliun atau naik sebesar 9,28% dari 2024 yang senilai Rp178,63 triliun.




























