Laba Bersih Anjlok 65,8% Sepanjang 2025, PLN Kantongi Rp7,26 T
Sabrina Mulia Rhamadanty
02 June 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kinerja keuangan PT PLN (Persero) sepanjang Tahun Buku 2025 mengalami penurunan, tecermin dari besaran laba bersih atau laba tahun berjalan BUMN listrik tersebut di angka Rp7,26 triliun atau turun 65,8% dari torehan 2024 senilai Rp21,23 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian periode 2025 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (PwC) dikutip Selasa (2/6/2026), penyusutan laba ini diakibatkan adanya kenaikan beban usaha sepanjang 2025 dan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar.
Dari sisi beban usaha, kenaikan beban terjadi pada sektor bahan bakar dan pelumas sebesar 10,78% dengan nilai Rp198,61 triliun dibandingkan dengan tahun 2024 yang sejumlah Rp179,29 triliun.
Kenaikan beban juga terjadi pada pembelian tenaga listrik dari swasta atau independent power producer (IPP) sebesar 9,28% dengan nilai Rp195,21 triliun dibandingkan dengan pembelian IPP sepanjang 2024 senilai Rp178,63 triliun.
Beban di sektor pemeliharan naik sebesar 13,28% dengan nilai Rp35,74 triliun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang senilai Rp31,55 trilun.
































