Logo Bloomberg Technoz

Ekspor FeNi Lewat DSI, Penambang Cemas Serapan Bijih Nikel Anjlok

Sabrina Mulia Rhamadanty
02 June 2026 11:30

Sampel ore nikel./Bloomberg-Carla Gottgens
Sampel ore nikel./Bloomberg-Carla Gottgens

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyebut adanya potensi penurunan pembelian ore atau bijih nikel dari pabrik pemurnian atau smelter, jika produk turunan nikel khususnya feronikel (FeNi) harus diekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). 

“Biasanya pertama yang ditekan adalah pembelian ore [bijih]. Jadi penambang tetap terkena dampak walaupun bukan eksportir langsung,” ungkap Dewan Penasihat Pertambangan APNI Djoko Widajatno saat dihubungi, Selasa (2/6/2026).

Djoko menambahkan penurunan permintaan bijih juga akan berdampak pada harga yang mampu dibayarkan oleh pemilik smelter kepada para penambang. 


“Harga ore juga akan terpengaruh. Ini sangat penting untuk APNI karena anggota APNI mayoritas berada di upstream [hulu atau lini tambang],” tambahnya. 

Permintaan dan daya tahan cadangan nikel Indonesia./dok. APNI

Arus Kas